Kapan Waktu Terbaik Membaca Surah Al-Kahfi pada Hari Jumat?

Sedang Trending 3 minggu yang lalu
Surah Al-KahfiSurah Al-Kahfi

– Hari Jumat adalah bukan hari biasa bagi umat Islam, melainkan hari spesial nan didalamnya banyak kesunnahan-kesunnaan nan dianjurkan unik untuk hari Jumat. Selain memperbanyak dzikir, membaca surah Al-Kahfi di hari Jumat juga merupakan kebaikan sholeh nan dianjurkan oleh Nabi. Mungkin untuk orang nan belum terbiasa bakal terasa berat, lantaran jumlah ayatnya adalah 110 ayat. Namun untuk orang nan beriktikad terus mendawamkan amaliah tersebut, 110 ayat terlaksana bingkisan menarik Allah diturunkan di hari mulia,

Bagaimana tidak menarik, jika membacanya 110 ayat tersebut maka bakal mendapatkan sinar nan memancar. nan disebutan oleh beberapa ulama, pancaran tersebut nan bisa melindungi manusia dari maksiat dan kejahatan lainnya. Surat Al Kahfi tersebut tentu sangat menarik hati orang-orang nan menginginkan dirinya selamat dari marabahaya selama sepekan itu. Dalam sabda riwayat Hakim, orang nan membaca surat al-Kahfi wajahnya bakal bercahaya. Rasulullah berkata:

إن من قرأ سورة الكهف يوم الجمعة أضاء له من النور ما بين الجمعتين

“Orang nan baca surah al-Kahfi pada hari Jumat  maka bakal sinar bakal terpancar kepadanya di antara dua Jumat” (HR Hakim)

Lantas kapankah waktu terbaik untuk membaca surat Al Kahfi di hari Jumat tersebut? pagi, siang, alias sorekah? Asy-Syaikh Muhammad Al-‘Utsaimin dalam kitab Fatawa ‘alath Thariq memaparkan bahwa sebenarya tidak ada waktu unik alias waktu terbaik  untuk pembacaan surat tersebut di hari Jumat. Namun alangkah lebih baiknya jika tidak diundur dan mendahulukan aktivitas lainnya. Selagi ada kesempatan, bersegeralah untuk memulai dan menuntaskan referensi surat Al Kahfi tersebut.

Namanaya juga manusia, kadang luput dan lupa. Oleh lantaran itu, bersegera dalam kebaikan adalah satu perihal nan tak merugikan. Artinya semakin sigap membaca surat Al Kahfi di hari Jumat, maka itu semakin baik. Sebagaimana petuh beliau dalam kitabnya:

لا فَـرْقَ بين الصُّبْح ومَا بعْـد الصَّـلاةِ، لكِـنْ كُلَّما تَقَـدَّمَ الإنسانُ في العملِ الصَّالـحِ فهـو أَوْلَى؛ فـرُبَّما إذا أخَّرَها إلى آخِرِ النهارِ شَغَلَهُ شيءٌ أو نَسِيَ قراءَتَها

“Tidak ada bedanya antara setelah Subuh alias setelah Jumatan.Akan tetapi, semakin segera seseorang melakukan suatu amal, maka itu semakin utama.Karena kadang jika dia tunda membacanya hingga akhir siang, tiba-tiba ada halangan alias malah jadi lupa.”

Sertifikasi Halal

Selengkapnya
Sumber Info Seputar Islam bincangsyariah
Info Seputar Islam bincangsyariah