BANGBARA.COM - KAI Logistik tengah menyiapkan langkah strategis untuk meningkatkan kapabilitas angkut peti kemas melalui jasa KA Ronggowarsito. Inisiatif ini dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan pengedaran peralatan di area industri Semarang dan sekitarnya nan terus berkembang. Sebagai anak upaya PT Kereta Api Indonesia (Persero), KAI Logistik memandang potensi besar transportasi berbasis rel dalam mendukung kelancaran arus logistik nasional, khususnya di wilayah Jawa Tengah. Peningkatan kapabilitas ini diharapkan bisa memberikan solusi pengedaran nan lebih efisien, terjadwal, dan mempunyai tingkat keandalan tinggi dibandingkan moda transportasi lainnya. Selain memperkuat konektivitas logistik, langkah tersebut juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mendukung pertumbuhan sektor industri dan manufaktur di koridor utara Pulau Jawa.
Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti, menjelaskan bahwa rencana pengembangan jasa KA Ronggowarsito didorong oleh tingginya permintaan dari pelaku industri nan memerlukan sistem pengedaran peralatan dalam jumlah besar dengan agenda nan pasti. Layanan ini dirancang melayani rute Jakarta–Semarang pulang pergi dengan support titik logistik di Klari, Karawang. Kehadiran jalur pengedaran tersebut diharapkan bisa meningkatkan efisiensi pengiriman peralatan dari area industri Karawang menuju Semarang maupun sebaliknya. Selain itu, jasa ini juga memberikan kemudahan bagi proses reposisi peti kemas milik perusahaan pelayaran alias shipping line. Keunggulan utama dari jasa ini adalah adanya titik transit langsung di Semarang nan dinilai dapat menjadi nilai tambah tersendiri dalam industri logistik saat ini.
Dalam rencana operasional nan sedang dikaji, KA Ronggowarsito diproyeksikan beraksi setiap dua hari sekali menggunakan rangkaian sebanyak 25 Gerbong Datar alias GD. Kapasitas tersebut setara dengan pikulan 50 TEUs alias sekitar 900 ton peralatan dalam satu kali perjalanan. Jika dihitung secara keseluruhan, jasa ini diperkirakan bisa mengangkut hingga 13.500 ton peralatan setiap bulan dan ditargetkan mulai melangkah pada Mei 2026. Fokus utama pengiriman bakal diarahkan pada sektor manufaktur dan Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) nan memerlukan pengedaran cepat, aman, dan stabil. Dengan hubungan langsung antara pusat produksi di Jakarta dan Karawang menuju area industri Semarang, KAI Logistik mau memastikan rantai pasok pengguna tetap melangkah optimal serta bisa menunjang aktivitas industri secara berkelanjutan.
Penguatan jasa KA Ronggowarsito juga menjadi bagian dari upaya KAI Logistik dalam memperbesar peran transportasi kereta api pada rantai pasok nasional, khususnya pada segmen middle mile. Perusahaan menilai bahwa integrasi jalur rel dengan pusat ekonomi strategis dapat meningkatkan daya saing industri nasional sekaligus menciptakan sistem pengedaran nan lebih tangguh. Tidak hanya berfokus pada peningkatan kapabilitas angkut, KAI Logistik juga menekankan pentingnya pembangunan ekosistem logistik nan berkepanjangan melalui konsep green logistics. Penggunaan moda transportasi kereta api dinilai bisa membantu mengurangi emisi karbon dan mengurangi kepadatan lampau lintas di jalur darat. Dengan pendekatan tersebut, KAI Logistik berambisi dapat menghadirkan jasa pengedaran nan aman, efisien, dan ramah lingkungan untuk mendukung konektivitas industri di beragam wilayah strategis Indonesia.
Sumber: VRITIMES
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian alias keseluruhan tulisan
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor: Abdul Kholilulloh
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·