BANGBARA.COM - PT SUCOFINDO (PERSERO) menggelar webinar berjudul “Sosialisasi Mekanisme Sertifikasi HACCP dan Penerapan Sistem Keamanan Pangan untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)” nan diikuti oleh beragam SPPG di Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari support penerapan program Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam memperkuat sistem keamanan pangan serta meningkatkan kualitas jasa pemenuhan gizi masyarakat. Webinar menghadirkan narasumber mahir di bagian sertifikasi dan keamanan pangan, termasuk M. Taufiq Hidayatulloh sebagai Act. Senior Manager Product Certification & Quality System sekaligus Lead Auditor HACCP, dan Vidyana Purna Ahmad, Senior Manager Agriculture Commodity sekaligus Lead Auditor HACCP.
M. Taufiq Hidayatulloh menekankan pentingnya penerapan sistem keamanan pangan pada operasional SPPG sebagai langkah strategis untuk memastikan makanan nan disediakan aman, higienis, dan berkualitas. Dengan meningkatnya perhatian publik terhadap program pemenuhan gizi, pengelolaan pangan skala besar menghadirkan tantangan signifikan andaikan tidak didukung oleh sistem pengendalian keamanan pangan nan memadai. Menurutnya, keamanan pangan bukan hanya soal kebersihan dapur, tetapi juga perlindungan bagi penerima manfaat, terutama anak-anak dan golongan rentan, sehingga fondasi operasional SPPG kudu menjamin makanan tidak hanya bergizi, tetapi juga kondusif dan berkualitas.
Vidyana Purna Ahmad menjelaskan bahwa HACCP merupakan sistem preventif nan berfokus pada identifikasi dan pengendalian potensi ancaman pangan sejak bahan baku diterima, proses produksi, hingga distribusi. Penerapan HACCP sangat relevan tidak hanya bagi industri besar, tetapi juga untuk dapur jasa seperti SPPG. Dalam webinar, kedua narasumber memaparkan 12 langkah dan 7 prinsip HACCP, mulai dari pembentukan tim HACCP, penjelasan produk, sketsa alir, hingga identifikasi bahaya, penetapan titik kritis pengendalian (CCP), tindakan koreksi, validasi, hingga pengarsipan dan verifikasi. Selain itu, mereka menekankan pentingnya training personel dan konsistensi penerapan prosedur agar sistem HACCP melangkah efektif.
Pada sesi akhir, Vidyana Purna Ahmad menjelaskan tahapan sertifikasi HACCP, meliputi pengajuan aplikasi, audit tahap 1 dan 2, keputusan sertifikasi, hingga aktivitas surveillance. Webinar ini juga menekankan pentingnya memilih lembaga sertifikasi terakreditasi untuk memastikan kredibilitas sertifikasi. Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), SUCOFINDO berkomitmen mendukung penerapan sistem keamanan dan agunan mutu pangan melalui jasa terpadu, termasuk sertifikasi halal, GMP, HACCP, ISO 22000, inspeksi, audit, pengetesan laboratorium, sertifikasi produk, dan training teknis, sehingga setiap proses produksi pangan memenuhi standar kualitas, keamanan, dan izin nan berlaku.
Sumber: VRITIMES
10 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·