Gas habis mendadak? Trik darurat pakai tisu & minyak jelantah ini bisa jadi penyelamat

Sedang Trending 6 jam yang lalu
Gas lenyap mendadak? Trik darurat pakai tisu & minyak jelantah ini bisa jadi penyelamat

Cara masak tanpa gas | foto ilustrasi: Gemini AI

- Saat gas tiba-tiba lenyap di tengah aktivitas memasak, situasinya memang bikin panik. Apalagi jika Anda sedang menyiapkan makanan krusial dan tidak ada persediaan gas di rumah. Kondisi seperti ini sering terjadi tanpa diduga, terutama saat sedang terburu-buru alias di waktu nan tidak memungkinkan untuk membeli gas baru.

Tapi tenang, ada langkah darurat nan bisa Anda coba dengan bahan sederhana nan biasanya sudah tersedia di dapur. Tanpa perlu perangkat khusus, Anda tetap bisa menyalakan api untuk memasak menggunakan pengganti nan cukup praktis dan mudah dilakukan di rumah.

Dikutip BrilioFood dari akun FB @Septy Anggraini, trik ini memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pengganti dengan support tisu sebagai sumbu. Meski terlihat sederhana, langkah ini cukup efektif untuk kebutuhan memasak ringan dalam kondisi darurat. Namun, tetap krusial untuk menggunakannya dengan hati-hati agar kondusif dan tidak menimbulkan akibat kebakaran.

Langkah-langkah

1. Siapkan ulekan alias wadah tahan panas sebagai tempat bahan bakar. Pastikan wadah stabil dan tidak mudah goyang.

2. Tuangkan minyak jelantah secukupnya ke dalam cobek. Tidak perlu terlalu penuh, cukup untuk merendam sebagian tisu.

Gas lenyap mendadak? Trik darurat pakai tisu & minyak jelantah ini bisa jadi penyelamat

Cara masak tanpa gas

foto: Facebook/@Septy Anggraini

3. Ambil beberapa lembar tisu, gulung alias lipat hingga cukup tebal, lampau masukkan ke dalam minyak hingga sebagian terendam. Sisakan sedikit bagian tisu di atas sebagai sumbu.

Gas lenyap mendadak? Trik darurat pakai tisu & minyak jelantah ini bisa jadi penyelamat

Cara masak tanpa gas

foto: Facebook/@Septy Anggraini

4. Nyalakan bagian atas tisu menggunakan korek api. Tisu bakal menyerap minyak dan berfaedah seperti sumbu kompor.

5. Letakkan tatakan kompor alias penyangga di atas ulekan agar wajan bisa diletakkan dengan stabil.

6. Taruh wajan di atas tatakan tersebut, lampau gunakan api dari sumbu tisu untuk memasak sederhana seperti menghangatkan alias menumis ringan.

Gas lenyap mendadak? Trik darurat pakai tisu & minyak jelantah ini bisa jadi penyelamat

Cara masak tanpa gas

foto: Facebook/@Septy Anggraini

Tips Penting Supaya Lebih Aman & Efektif

Jangan sekadar menyalakan api, perhatikan perincian teknis ini agar proses memasak daruratmu melangkah lancar dan aman:

- Gunakan Cobek Batu Asli: Pastikan wadah nan digunakan adalah ulekan batu original alias wadah keramik/logam tebal. Hindari wadah plastik alias kaca tipis lantaran suhu panas dari api nan menyala lama bisa membikin wadah tersebut pecah alias meleleh.

- Atur Ketebalan Sumbu Tisu: Semakin tebal gulungan tisu nan Anda buat, semakin besar api nan dihasilkan. Jika mau api nan lebih stabil dan tahan lama, pilin (pelintir) tisu hingga padat menyerupai tali tambang kecil.

- Gunakan Penyangga nan Kokoh: Karena Anda tidak menggunakan kompor biasa, pastikan tatakan kompor diletakkan di atas permukaan nan rata (seperti lantai keramik alias meja dapur semen). Jangan meletakkan instalasi darurat ini di atas meja kayu alias permukaan nan mudah terbakar.

- Kontrol Asap dengan Minyak Bersih: Jika ada, gunakan minyak jelantah nan sudah disaring. Minyak nan terlalu kotor (banyak sisa remahan makanan) condong menghasilkan asap nan lebih hitam dan aroma nan menyengat.

- Siapkan Penutup Darurat: Selalu siapkan tutup panci alias kain basah di dekatmu. Jika api membesar secara tidak sengaja, jangan menyiramnya dengan air (karena ini api minyak), cukup tutup dengan tutup panci alias kain basah untuk memadamkan oksigen.

FAQ Kompor Darurat

1. Apakah api dari tisu ini bakal membikin perangkat masak jadi hitam (gosong)?

Ya, lantaran pembakaran minyak jelantah dan tisu menghasilkan jelaga. Untuk mengatasinya, oleskan sedikit sabun cuci piring cair pada bagian luar bawah panci/wajan sebelum digunakan. Ini bakal membikin jelaga hitam lebih mudah dibilas nantinya.

2. Seberapa banyak minyak nan dibutuhkan untuk memasak mie instan?

Untuk merebus air hingga mendidih (sekitar 5-7 menit), Anda cukup menggunakan sekitar 50–100 ml minyak jelantah dengan 2–3 sumbu tisu agar panasnya lebih maksimal.

3. Apakah baunya bakal memengaruhi rasa makanan?

Jika Anda memasak dengan wajan/panci tertutup, rasa makanan tidak bakal berubah. Namun, aroma minyak terbakar mungkin bakal tercium di ruangan. Pastikan ventilasi alias jendela dapur terbuka lebar.

4. Bisakah saya menggunakan minyak baru jika tidak ada minyak jelantah?

Tentu saja bisa. Minyak goreng baru justru memberikan api nan lebih bersih dan sedikit asap dibandingkan minyak jelantah nan sudah acapkali pakai.

5. Mengapa api saya sering meninggal alias susah menyala?

Hal ini biasanya terjadi lantaran tisu terlalu basah kuyup oleh minyak hingga ke ujung atasnya. Tipsnya: sisakan ujung atas tisu tetap kering saat pertama kali dinyalakan. Biarkan api merambat turun sendiri ke area nan berminyak.

6. Apa nan kudu dilakukan jika mau mematikan api?

Jangan ditiup, lantaran bisa memercikkan minyak panas. Cara paling kondusif adalah menutup wadah (cobek) dengan tutup panci logam hingga api meninggal sendiri lantaran kekurangan oksigen.

Penulis: Anggita Cahya Rosdiana

Bio: Alumni Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang nan mempunyai pengalaman dalam penulisan tulisan ilmiah nan telah dipublikasikan, serta aktif menulis tulisan blog pribadi. Beberapa tulisan mengangkat topik kopi, seperti robusta dan arabika, sebagai bagian dari eksplorasi minat. Saat ini, tertarik mengembangkan penulisan pada topik kuliner dan lifestyle, serta mempunyai kesukaan pada bagian komunikasi digital.

(brl/tin)

Selengkapnya
Sumber Info Kuliner briliofood
Info Kuliner briliofood