Resep sate kambing yang tetap empuk dan nggak alot walau pakai daging kurban, ternyata ini triknya

Sedang Trending 4 jam yang lalu
Resep sate kambing nan tetap lembek dan nggak alot meski pakai daging kurban, rupanya ini triknya

- Sate kambing sering kali menjadi pilihan utama saat mengolah daging kurban lantaran kelezatannya nan susah ditolak. Tekstur daging nan lembek serta juicy berpadu sempurna dengan siraman sambal kecap nan manis dan pedas. Tambahan perasan jeruk limau memberikan pengaruh menyegarkan nan bisa menyeimbangkan rasa gurih dari setiap tusukan daging. Hidangan ini terbukti sangat cocok untuk dinikmati berbareng di rumah dengan ramuan dan bahan nan sangat mudah ditemukan di dapur.

Keberhasilan menu ini terletak pada tekstur daging kambing nan terhindar dari rasa alot mirip karet ban serta bebas dari aroma prengus nan tajam. Rahasia kelezatan tersebut berasal dari lemak alias gajih nan diselipkan di antara potongan daging, sehingga minyaknya meleleh saat dibakar dan menjaga kelembapan sate. Sensasi rasa gurih berpadu dengan potongan cabe rawit, bawang merah, serta tomat segar tanpa biji membikin hidangan ini terasa begitu kaya di lidah penikmatnya.

Proses memasak hidangan ini sebenarnya sangat mudah dan tidak memerlukan skill unik nan rumit. Tingkat kesulitannya sangat rendah lantaran langkah-langkahnya sangat terukur, mulai dari proses pengempukan nan hanya memanfaatkan daun pepaya alias nanas muda, hingga tahap marinasi selama belasan menit di dalam kulkas. Membakar sate pun bisa menggunakan perangkat sederhana seperti teflon alias grill pan di atas api sedang tanpa perlu repot menyiapkan panggangan arang nan besar.

Persiapan Bahan dan Peralatan Masak

Langkah awal sebelum mulai mengolah adalah menyiapkan seluruh peralatan dapur nan dibutuhkan, mulai dari pisau tajam untuk memotong daging melawan arah serat hingga wadah alias mangkuk untuk mencampur bumbu. Teknik menyiapkan ramuan alias mise en place dilakukan dengan menghaluskan bawang putih, ketumbar bubuk, dan merica butiran, serta mengiris tipis bahan sambal seperti cabe dan bawang merah. Sembari merapikan bahan, smartphone alias HP bisa diletakkan di area nan kondusif di dapur untuk mengecek pedoman resep ini secara berkala agar tidak ada perincian takaran alias lama marinasi nan terlewat saat proses memasak berlangsung.

Resep Sate Kambing Daging Kurban nan Empuk

Resep sate kambing nan tetap lembek dan nggak alot meski pakai daging kurban, rupanya ini triknya

foto: Gemini

Bahan:

- 500 gram daging kambing (campur gajih jika suka), pangkas dadu
- Daun pepaya secukupnya (untuk membungkus)
- Tusuk sate secukupnya (rendam air dulu agar tidak mudah terbakar)

Bumbu Halus dan Bumbu Lainnya:

- 5 siung bawang putih
- 1 sendok makan ketumbar serbuk (sangrai lebih bagus)
- 1 sendok teh merica butiran
- 1 sendok makan air masam jawa
- 4 sendok makan kecap manis
- 1 sendok makan minyak goreng alias mentega cair (agar ramuan mengunci kelembapan daging)
- 1/2 sendok teh garam

Bahan Pelengkap Sajian:

- 10 buah cabe rawit merah/hijau (iris tipis)
- 5 siung bawang merah (iris tipis)
- 1 buah tomat merah (buang bijinya, pangkas dadu kecil)
- 1 buah jeruk limau / jeruk nipis
- Kecap manis secukupnya

Cara Membuat:

1. Bungkus potongan daging kambing dengan daun pepaya nan sudah diremas-remas, lampau diamkan selama kurang lebih 30-45 menit di suhu ruang, kemudian sisihkan daun pepayanya tanpa perlu dibilas.
2. Campurkan ramuan halus, air masam jawa, kecap manis, dan minyak goreng di dalam wadah, lampau masukkan daging kambing ke dalam ramuan tersebut sembari diaduk rata menggunakan tangan dan sedikit diremas agar meresap, kemudian diamkan selama 15-20 menit di dalam kulkas.
3. Tusuk daging kambing dengan susunan daging, lemak, daging, lampau daging, kemudian siapkan panggangan arang alias teflon beroles sedikit mentega untuk membakar sate di atas api sedang, olesi sisa ramuan marinasi secara berkala, dan pastikan tidak membakarnya terlalu lama agar daging tetap lembek serta tidak menjadi keras kembali.
4. Campurkan semua bahan sambal kecap berupa cabai, bawang merah, dan tomat di dalam mangkuk, tuangkan kecap manis dalam jumlah melimpah, beri sedikit perasan jeruk limau untuk sensasi segar, lampau sajikan sate kambing hangat-hangat berbareng nasi putih.

Cara Menjaga Nutrisi Bahan Makanan

Menjaga kualitas dan nutrisi daging kambing pasca dimasak dapat dilakukan dengan menerapkan metode pengolahan nan tepat sejak awal. Daging kambing sebaiknya tidak dicuci dengan air lantaran perihal tersebut justru memicu penyusutan serat serta mengeluarkan aroma prengus nan tajam. Selain itu, proses pembakaran tidak boleh dilakukan terlalu lama alias overcooked agar sari-sari daging tidak keluar lenyap dan teksturnya tidak berubah menjadi keras kembali. Penggunaan potongan gajih di antara tusukan sate juga membantu menjaga kelembapan alami daging sehingga kandungan di dalamnya tetap terjaga saat matang merata.

5 FAQ Sate Kambing

1. Mengapa daging kambing kurban tidak boleh dicuci dengan air sebelum dimasak?
Jawaban: Mencuci daging dengan air bakal membikin serat daging mengerut, teksturnya semakin keras, dan mengeluarkan aroma prengus nan tajam.

2. Berapa lama waktu maksimal penggunaan nanas muda untuk mengempukkan daging kambing?
Jawaban: Proses melumuri daging kambing dengan parutan nanas muda dilakukan maksimal selama 10 sampai 15 menit saja agar daging tidak hancur dan teksturnya menjadi bubur saat dibakar.

3. Apa kegunaan menyelipkan potongan lemak alias gajih di antara potongan daging pada tusukan sate?
Jawaban: Minyak dari gajih nan meleleh saat proses pembakaran berfaedah untuk menjaga daging tetap lembap alias juicy serta mencegah sate menjadi kering.

4. Mengapa tusuk sate kudu direndam di dalam air terlebih dulu sebelum digunakan?
Jawaban: Tusuk sate direndam di dalam air bermaksud agar bilah kayu alias bambu tersebut tidak mudah terbakar saat diletakkan di atas panggangan.

5. Bagaimana langkah mengetahui bahwa sate kambing sudah matang sempurna dan tidak overcooked?
Jawaban: Sate kambing cukup dibakar di atas api sedang sampai warnanya berubah menjadi cokelat keemasan dan seluruh bagian daging matang secara merata.

(brl/lak)

Selengkapnya
Sumber Info Kuliner briliofood
Info Kuliner briliofood