Kuliner, BANGBARA.COM - Sobat Bangbara, Aceh dikenal sebagai salah satu wilayah di Indonesia nan kaya bakal kuliner bercita rasa kuat dan penuh rempah.
Salah satu hidangan nan selalu datang dalam beragam momen krusial masyarakat Aceh adalah nasi gurih Aceh.
Sekilas mirip dengan nasi uduk alias nasi lemak, namun nasi gurih Aceh mempunyai karakter rasa nan lebih pekat lantaran penggunaan rempah-rempah unik dan santan nan lebih kaya.
Nasi gurih Aceh sering disajikan saat aktivitas kenduri, seremoni Maulid Nabi, hari raya, hingga jamuan tamu kehormatan.
Tak hanya nasi, kekuatan hidangan ini juga terletak pada lauk tradisionalnya seperti ayam tangkap, telur balado Aceh, sambal ganja, hingga ikan kayu nan gurih.
Baca Juga: Pertimbangan Sebelum Ganti Mobil Baru
Pada tulisan kali ini, Bangbara.com menyajikan resep nasi gurih Aceh komplit dengan lauk tradisional, disusun berasas praktik memasak masyarakat Aceh nan telah diwariskan secara turun-temurun.
Resep ini cocok untuk Sobat Bangbara nan mau menghadirkan cita rasa Aceh autentik di rumah.
Sejarah Singkat Nasi Gurih Aceh
Nasi gurih Aceh merupakan penyesuaian dari budaya kuliner Melayu dan Timur Tengah nan masuk ke Aceh sejak beratus-ratus tahun lalu.
Penggunaan santan, kapulaga, cengkeh, dan daun pandan mencerminkan pengaruh perdagangan rempah nan kuat di wilayah Serambi Mekkah tersebut.
Berbeda dengan nasi putih biasa, nasi gurih Aceh dimasak dengan santan kental dan rempah aromatik, menghasilkan nasi nan pulen, harum, dan kaya rasa meski disantap tanpa lauk sekalipun.
Baca Juga: Konferensi Teknologi dan Inovasi Berkelanjutan
Bahan-Bahan Nasi Gurih Aceh
Bahan Utama:
-
1 kg beras (beras lokal alias beras pandan wangi)
-
1 liter santan kental dari 1 butir kelapa
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·