NIK Jadi NPWP Berlaku. Apakah Semua Wajib Bayar Pajak?

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

NIK jadi NPWP bertindak sejak 1 Juli 2024. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 112/PMK.03/2022 tentang Nomor Pokok Wajib Pajak bagi Wajib Pajak Orang Pribadi, Wajib Pajak Badan dan Wajib Pajak Instansi Pemerintah, mulai 1 Januari 2024, format NPWP bakal berubah menjadi 16 digit. Namun patokan ini diundur dan proses pemadanan NIK jadi NPWP diperpanjang hingga 30 Juni 2024.

Dengan berlakunya NIK menjadi NPWP, membikin beberapa orang menjadi resah apakah semua orang jadi wajib bayar pajak jika sudah mempunyai NIK? Hal ini bakal kita telaah lebih lanjut pada tulisan ini.

Pengertian NPWP

NPWP alias Nomor Pokok Wajib Pajak adalah identitas wajib pajak nan dulunya terdiri dari 15 nomor unik serta berfaedah dalam rangka pemenuhan kewenangan dan tanggungjawab dalam perihal perpajakan. Setiap wajib pajak hanya diberikan satu NPWP saja.

Namun semenjak bertindak proses pemadanan NIK menjadi NPWP maka bagi setiap orang nan sudah mempunyai NIK alias KTP, nomor NIK tersebut juga berfaedah sebagai NPWP, sehingga tidak perlu melakukan pengajuan NPWP format lama alias NPWP 15 digit.

Hal ini berfaedah bahwa wajib pajak sekarang dapat menggunakan nomor NIK nan terdapat di KTP sebagai nomor NPWP juga lantaran NIK bertindak sebagai NPWP.

Proses Pemadanan NIK jadi NPWP

Bagi wajib pajak dalam negeri nan sudah mempunyai NPWP (NPWP format lama 15 digit), dapat melakukan pemadanan data. Setelah melakukan pemadanan info nan dapat dilakukan di situs DJP Online alias status NIK sudah sah dalam profil di DJP, Anda sudah dapat menggunakan NIK sebagai NPWP.

Proses pemadanan info NIK jadi NPWP sendiri sudah berjalan sejak tahun lampau dan diperpanjang pemisah waktunya hingga tanggal 30 Juni kemarin.

NIK Jadi NPWP, Apakah Semua Orang Wajib Bayar Pajak?

Apabila sebelumnya hanya orang – orang nan sudah mempunyai NPWP nan mempunyai tanggungjawab perpajakan, muncul pertanyaan apakah dengan NIK menjadi NPWP lantas semua orang wajib bayar pajak.

Kementerian Keuangan menegaskan penggunaan NIK sebagai NPWP tidak membikin semua orang kudu bayar pajak. Aturan mengenai pembayaran pajak diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Dijelaskan, pembayaran pajak dilakukan andaikan penghasilan dalam setahun di atas penghasilan tidak kena pajak (PTKP).

Dengan demikian meski NIK menjadi NPWP, selama penghasilan dalam setahun tetap dibawah alias sama dengan PTKP, maka orang tersebut tidak bakal dikenakan pajak penghasilan dan tidak perlu bayar pajak penghasilan.

Selengkapnya
Sumber Info Tekno Bhinneka
Info Tekno Bhinneka