Na Willa, Satu-Satunya Film Lebaran yang Bahagia Mengingatkan Kembali Orang Dewasa Rasanya Jadi Anak-Anak yang Hidup Bebas Riang Gembira

Sedang Trending 6 bulan yang lalu

Visinema Studios kembali menghadirkan kebahagiaan pada Lebaran tahun ini lewat movie Na Willa nan ditulis dan disutradarai oleh Ryan
Adriandhy, dari duo produser Anggia Kharisma dan Novia Puspa Sari, trio sineas nan sukses merebut hati jutaan penonton Indonesia lewat JUMBO pada Lebaran tahun lalu.

Di movie Na Willa, penonton diajak untuk merasakan kembali menjadi anak-anak, hidup bebas, riang, dan senang di Lebaran tahun ini. Film ini juga menandai pertama kalinya Ryan Adriandhy menyutradarai movie live action, setelah sebelumnya sukses dengan karya animasi JUMBO. Lewat Na Willa, khayalan kembali dihidupkan dan dirayakan, nan membikin para orang dewasa belajar memandang bumi seperti anak-anak lagi. Sebuah movie nan hangat, emosional, dan menyimpan makna nan dalam.

Dengan latar Indonesia era 1960-an, Na Willa berbareng Geng Krembangan membujuk penonton menyusuri gang, pasar, hingga lapangan luas tempat mereka bermain layangan dan kelereng. Film ini seakan membawa para penonton dewasa kembali ke pada kegembiraan sederhana nan sering terlupakan, sekaligus membujuk para penonton anak untuk ikut merayakan rasa penasaran dari khayalan tanpa batas.

Film Na Willa datang sebagai tontonan family nan membawa suasana hangat, ceria, dan penuh kebahagiaan di momen Lebaran. Film ini menghadirkan pengalaman menonton nan bahagia, fun dan hidup, sebuah tontonan family nan dapat dinikmati bersama, bukan hanya oleh anak-anak, tetapi juga oleh orang dewasa.

Ryan pun sukses menghidupkan khayalan anak-anak di movie ini, seperti ikan bandeng nan bermata banyak, alias nan nyaris menjadi banyak pertanyaan dan rasa penasaran setiap anak di masa kecil, “apakah betul ada orang menyanyi di dalamnya?”

“Kita semua pernah jadi Na Willa. Kita semua pernah menjalani keseharian sebagai anak-anak dengan lingkungan di sekitar kita, orang tua, sahabat, alias rasa kangen sama kawan nan tiba-tiba pindah. Hal nan begitu sederhana alias dianggap sepele
bagi orang dewasa bisa jadi terasa begitu besar untuk anak-anak. Menurutku itu rasa nan universal. Perasaan kangen masa anak-anak itu bakal relevan sepanjang masa. Na Willa bakal mengingatkan kembali kebahagiaan sederhana di bumi anak-anak. Rasa penasaran, imajinasi, dan kegembiraan nan sering kita lupakan saat dewasa,” ujar penulis dan sutradara Ryan Adriandhy.

Na Willa dibuat oleh studio dan para pembuat JUMBO, nan telah terbukti dicintai dan merebut hati masyarakat Indonesia. Diadaptasi dari novel berjudul sama karya Reda Gaudiamo, Visinema Studios juga kembali menggandeng laleilmanino untuk menggarap original soundtrack, berjudul “Sikilku Iso Muni”, nan datang sebagai bagian krusial dari movie Na Willa sekaligus membawa keceriaan bersama, baik di dalam maupun di luar bioskop.

Jajaran pemeran Na Willa juga mencerminkan keberagaman dan komitmen regenerasi talenta perfilman Indonesia dari Visinema Studios. Film ini dibintangi oleh para tokoh anak, tokoh pendatang baru, hingga tokoh senior Tanah Air. Mereka adalah Luisa Adreena, Freya Mikhayla, Azamy Syauqi, Arsenio Rafisqy, Irma Rihi, Junior Liem, Ira Wibowo, Melissa Karim, Nayla Purnama, Agla Artalidia, Putri Ayudya dan Ratna Riantiarno.

Setelah kesuksesan Jumbo pada Lebaran tahun lalu, Visinema Studios kembali menghadirkan karya terbaru untuk family Indonesia melalui Na Willa. Kehadiran movie ini sekaligus melanjutkan komitmen Visinema untuk menghadirkan karya-karya berbobot nan dapat menjadi pengalaman menonton nan hangat dan menyenangkan bagi family Indonesia di momen Lebaran.

“Di Visinema Studios, kami percaya bahwa movie family bukan sekadar hiburan, tetapi ruang emosional tempat generasi bertemu, anak, orang tua, dan apalagi anak dalam diri kita. Karena itu kami berkomitmen untuk selalu datang di momen Lebaran dengan cerita nan bisa dinikmati berbareng di bioskop.

Melalui Na Willa, kami mau menghadirkan movie nan hangat, imajinatif, dan relevan bagi family Indonesia. Setelah memandang gimana JUMBO bisa memeluk jutaan penonton, kami juga memandang Na Willa sebagai langkah krusial dalam membangun IP lokal nan kuat, berkelanjutan, dan dapat terus hidup berbareng penontonnya. Industri movie Indonesia memerlukan lebih banyak cerita nan ramah bagi anak dan keluarga, cerita nan tidak hanya menghibur hari ini, tetapi juga menjadi bagian dari kenangan banyak generasi.” ujar Produser Na Willa sekaligus Chief Content Officer Visinema Studios, Anggia Kharisma.

Setelah sukses memberikan akibat positif dan memeluk jutaan Keluarga Indonesia melalui JUMBO, Na Willa juga bakal diproyeksikan oleh Visinema Studios sebagai kekayaan intelektual (IP) kuat berikutnya. “Industri movie Indonesia memerlukan IP lokal nan kuat dan berkelanjutan, serta lebih banyak konten nan ramah bagi anak dan keluarga. Melalui Na Willa, kami berambisi dapat menghadirkan cerita nan bukan hanya relevan hari ini, tetapi juga mempunyai potensi untuk terus hidup dan berkembang sebagai IP lokal Indonesia,” tambah produser pelaksana Na Willa & CEO Visinema Studios Herry B. Salim.

Bukan hanya sekadar movie keluarga, Na Willa juga menjadi ruang dan tontonan nan menghibur, sekaligus orang tua bisa kembali belajar langkah memandang bumi seperti anak. Film ini bakal membujuk para orang tua untuk bisa ikut mengerti isi kepala anak-anak, dan para orang dewasa ingat rasanya menjadi anak.

Penulis novel Na Willa, Reda Gaudiamo pun sangat tersentuh dengan hasil karya Ryan Adriandhy berbareng Visinema Studios. Menurut Reda, Ryan dan Visinema Studios bisa menghidupkan khayalan anak-anak nan penuh kegembiraan. Ia pun berambisi movie Na Willa bisa menjadi ruang bagi orang tua mendengarkan bunyi anak mereka dan tetap merawat semangat anak di dalam diri.

“Saya mau orang tua, agar bisa mendengar bunyi anak-anak kita, kembali menciptakan kebahagiaan nan pernah kita rasakan waktu mini dan menjadikannya milik anak-anak kita. Sambil menjaganya juga untuk kita sendiri, menyalakan semangat anak mini di dalam diri kita,” ungkap Reda Gaudiamo.

Film Na Willa juga sangat direkomendasikan oleh orang nan sudah menonton. Beberapa ulasan positif dari special screening di antaranya setuju movie Na Willa hangat, indah, dan magical.

“Bagussss, so so magical!” Kata akun review movie di X @Watchmen_ID.

“BAGUSSSSSSSSS WEYYYYY. Ini sih Millenial nan udah punya gen alpha, wajib buanget nonton. Luisa as Na Willa JUARAAKKKKKKK. Directing-nya @Adriandhy warbyasaaa. Selain filmnya nan magical, BTS nya juga menyenangkan buat didenger ceritanya,” kata akun movie di X @txtanakbioskop.

Tonton petualangan nan penuh imajinasi, keajaiban, dan kehangatan nan bakal membawa kita pulang menjadi anak-anak pada Lebaran berbareng movie Na Willa pada Lebaran 2026 di bioskop Indonesia!

Sinopsis

Film Na Willa adalah seremoni terbesar untuk family saat Lebaran. Kisah tentang Na Willa, gadis enam tahun penuh imajinasi, percaya gang mini tempat tinggalnya adalah bumi penuh keajaiban. Tapi ketika teman-temannya mulai berguru dan dunianya berubah, Na Willa belajar bahwa bertumbuh berfaedah merelakan tanpa kehilangan rasa mau tahu dan imajinasinya.

Selengkapnya
Sumber Info Hiburan Film cinemags
Info Hiburan Film cinemags
↑