Ada banyak metode untuk memperpanjang interval dengan aman. Masing-masing berjuntai pada tugas PM spesifik nan mau Anda perpanjang, tetapi inti dari sebagian besar metode adalah kajian oli industri. Sampel oli industri nan dapat diulang dan representatif dengan rangkaian pengetesan nan tepat sangat krusial untuk mengevaluasi praktik saat ini dan kemungkinan memperpanjang praktik tersebut.
Langkah pertama adalah meneliti secara mendalam info historis nan Anda miliki untuk komponen alias golongan peralatan. Kelompok peralatan pada dasarnya kudu sama dan beraksi dalam kondisi lingkungan nan sama. Tergantung pada jenis peralatan dan tugas PM nan Anda evaluasi, tren dan info tertentu perlu dianalisis. Misalnya, jika Anda mau memperpanjang interval penggantian oli industri untuk engine diesel, lihat tren historis kajian spektrokimia, pengenceran bahan bakar, kadar jelaga, oksidasi, air, viskositas, dan nomor basa.
Selanjutnya, Anda memerlukan langkah nan baik untuk membandingkan/mengumpulkan data, misalnya dengan spreadsheet. Setelah info dimasukkan ke dalam spreadsheet, periksa jumlah dan jenis sampel abnormal serta tren nan muncul seiring bertambahnya usia oli industri dan seberapa sigap tren tersebut muncul setelah penggantian oli industri.
Jika sebagian besar hasil dianggap normal saat penggantian oli industri dilakukan, peralatan tersebut mungkin merupakan kandidat nan baik untuk memperpanjang interval servis. Aturan praktis nan baik adalah menggunakan peningkatan 25% sembari memverifikasi dengan kajian oli industri lebih lanjut. Anda perlu memastikan interval baru tidak terlalu lama, jadi sampel kudu diambil pada interval lama dan tepat sebelum penggantian pada interval baru.
Keputusan untuk memperpanjang interval biasanya didorong oleh biaya alias penghematan. Namun, Anda perlu membenarkan perubahan ini. Untuk melakukannya, pertimbangkan hal-hal berikut: kapabilitas oli industri, biaya oli industri, biaya pembuangan, tarif tenaga kerja, biaya kajian oli industri, dan gimana hal-hal tersebut terpengaruh ketika interval diubah.
Selalu ada akibat nan mengenai dengan perpanjangan interval servis ini. Risiko ini dapat dikurangi sampai pemisah tertentu dengan perencanaan nan jeli dan program kajian oli industri nan solid. Memperpanjang interval penggantian oli industri dapat memberikan kesempatan besar untuk penghematan biaya perawatan, asalkan dilakukan dengan hati-hati dan berasas info nan akurat.
Baca Juga : Cara Menentukan Interval Penggantian Oli Industri
Salah satu perpanjangan interval nan paling terkenal adalah penggantian oli industri engine. Berikut beberapa pedoman untuk memperpanjang interval penggantian oli industri berasas kajian oli industri:
– Tetapkan kadar air maksimum 0,2% berasas volume.
– Viskositas berada dalam pemisah 10% dari nilai dasar.
– Pengenceran bahan bakar maksimal 2%.
– Kadar jelaga 25% di bawah rekomendasi maksimum pabrikan.
– Angka basa tidak boleh turun di bawah 50% dari nilai baru.
– Angka masam tidak boleh meningkat 1,5% di atas nilai baru.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·