Karakteristik unik fluida tahan api mengharuskan modifikasi nan diperlukan dipertimbangkan secara jeli sebelum mengonversi ke fluida tahan api alias saat mengonversi dari satu jenis fluida tahan api ke jenis oli industri lainnya.
Semua fluida ini mempunyai berat jenis nan lebih tinggi daripada oli industri hidrolik lainnya. Akibatnya, saluran masuk pompa mungkin perlu diperbesar untuk menghindari kavitasi. Saluran masuk nan panjang kudu dihindari, dan saringan fluida masuk tidak boleh lebih lembut dari 60 mesh.
Mungkin juga perlu merancang dan memasang sirkuit filtrasi tambahan pada saluran pembuangan dan saluran kembali lantaran fluida tahan api condong lebih mudah menahan kontaminasi daripada oli industri berbasis mineral.
Sebelum memasang fluida tahan api, seluruh sistem kudu dibilas secara menyeluruh untuk menghilangkan sisa kontaminasi. Menambahkan cairan pembilas ke dalam sistem dan mengoperasikan semua sirkuit sebelum menguras oli industri hidrolik original dapat membantu menghilangkan endapan dan lumpur, nan kudu dibuang sebelum pemasangan cairan tahan api nan baru.
Filter portabel nan dilengkapi dengan filter jenis kedalaman nan sangat lembut dan menyerap untuk membantu proses pembersihan ini sehingga cairan pembilas dapat digunakan kembali jika beberapa mesin perlu dibersihkan sebelum pemasangan cairan tahan api.
Pastikan uji kompatibilitas dilakukan untuk memastikan bahwa segel, bahan pengemas, dan selang tidak bakal sigap rusak setelah konversi selesai.
Cairan tahan api sintetis, seperti ester fosfat, tidak kompatibel dengan sebagian besar bahan penyegel standar. Perlu diingat juga bahwa cairan tahan api glikol air bakal merusak komponen nan terbuat dari aluminium, seng, alias magnesium.
Setelah konversi ke cairan tahan api selesai, semua filter aliran penuh kudu diservis secara teratur, sebaiknya seminggu sekali.
Jika filter lembut jenis kedalaman penyerap digunakan pada sirkuit aliran samping alias bypass, filter ini kudu dilengkapi dengan pengukur tekanan alias flow meter di sisi outlet untuk memantau kondisi filter. Pengukur tekanan kudu dipasang pada rumah filter untuk menunjukkan penurunan tekanan filter. Peningkatan tekanan menandakan bahwa filter tersumbat oleh kontaminasi.
Baca Juga : Yang Perlu diketahui Tentang Fluida Hidrolik Tahan Api
Ketika pengukur aliran digunakan untuk tujuan ini, penurunan laju aliran dari pembuangan filter berfaedah filter menjadi jenuh dengan kontaminan. Untuk mendapatkan faedah maksimal dari sirkuit filter bypass ini, filter kudu diganti sebelum aliran berkurang menjadi nol.
Hal terpenting nan perlu diingat ketika mempertimbangkan konversi ke cairan tahan api adalah menyadari semua potensi masalah nan dapat terjadi. Kemudian, teliti semua opsi nan tersedia sebelum terburu-buru mengambil keputusan nan dapat terbukti sangat mahal.
9 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·