Kenalan Dengan Turbo Timer, Pahami Fungsinya

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Sebagian orang pernah memperhatikan kendaraan bermesin diesel berakhir dan memandang pengemudi langsung turun lanjut mengunci pintu. Namun mesinnya tetap menyala selama beberapa menit sebelum akhirnya meninggal sendiri. Fenomena ini bukanlah kelalaian sopir, melainkan kerja dari sebuah perangkat elektronik berjulukan turbo timer. Sebagai informasi, saat ini sebagian besar mesin diesel menggunakan sokongan turbocharger, komponen mini ini memegang peran nan sangat vital dalam menjaga kesehatan mesin.

Apa itu Turbo Timer? Turbo timer adalah perangkat elektronik tambahan nan dirancang untuk menjaga mesin kendaraan tetap hidup dalam kondisi idle alias langsam selama waktu nan telah ditentukan, meskipun kunci kontak telah dicabut dan pintu kendaraan sudah dikunci. Tujuan utamanya adalah memberikan fase pendinginan nan kondusif bagi komponen turbocharger setelah kendaraan dipacu dalam perjalanan jauh dengan beban berat.

Fungsi utama turbo timer untuk mesin diesel seperti pada bus, nan bekerja ekstra keras lantaran kudu membawa berat puluhan ton dan AC nan terus menyala sepanjang jalan. Oleh lantaran itu, turbo timer mempunyai kegunaan krusial sebagai berikut:

Mencegah Penurunan Suhu Ekstrem

Saat bus beraksi di jalan tol alias jalur menanjak, turbocharger berputar hingga ratusan ribu RPM dan suhunya bisa mencapai ratusan derajat Celsius. Jika mesin langsung dimatikan sesaat setelah bus berhenti, sirkulasi pendingin bakal stop seketika. Perubahan suhu nan mendadak dari sangat panas ke dingin (thermal shock) dapat membikin komponen internal turbo memuai tidak rata, retak, alias apalagi pecah.

Mencegah Kerak Oli

As turbin pada turbocharger melayang-layang di atas lapisan oli alias oil movie nan bergerak untuk melumasi sekaligus mendinginkannya. Menurut edukasi otomotif, mematikan mesin secara mendadak membikin pasokan oli berakhir mengalir. Sisa oli nan terjebak di dalam turbo nan tetap membara bakal terbakar dan mengeras menjadi kerak karbon. Kerak ini lambat laun bakal menyumbat saluran oli dan merusak bearing turbo.

Baca Juga : Mobil Turbo Apakah Perlu Oli Mesin Khusus?

Menjaga Efisiensi

Bagi operasional bus, waktu sangat berharga. Tanpa turbo timer, pengemudi wajib duduk tak bersuara di dalam kabin selama 3–5 menit hanya untuk menunggu mesin langsam sebelum mematikan kunci kontak. Dengan adanya turbo timer, pengemudi bisa langsung mencabut kunci, keluar kabin untuk beristirahat alias mengecek ban, sementara perangkat ini secara otomatis mengurus proses pendinginan mesin hingga meninggal sendiri.

Selengkapnya
Sumber Informasi Otomotif Deltalube
Informasi Otomotif Deltalube