Kenalan Dengan Brake Interlock, Si Penyelamat di Mobil Matic

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Seringkali kita memandang alias apalagi melakukan kebiasaan ini, seperti masuk ke dalam mobil, memutar kunci alias menekan tombol engine start, lampau langsung menggeser tuas transmisi ke posisi D (Drive) alias R (Reverse) tanpa menginjak pedal rem dengan penuh. Jika menggunakan mobil matik modern, tindakan tersebut dijamin gagal. Tuas transmisi bakal terasa “terkunci” dan keras jika dipaksa. Rahasia di kembali keamanan ini adalah sebuah fitur berjulukan Brake Interlock System (Sistem Interlok Rem). Meskipun terlihat sederhana, fitur ini adalah salah satu tembok untuk menjaga keselamatan. Yuk, kita bedah secara detil apa saja faedah dari brake interlock pada mobil matik.

Sebelum membahas manfaatnya, kita perlu tahu langkah kerjanya. Brake Interlock adalah fitur keselamatan elektronik dan mekanis nan mengunci tuas transmisi mobil matik pada posisi P (Park). Sistem ini terhubung langsung dengan sensor pada pedal rem. Tuas transmisi baru bisa digeser ke posisi lain (R, N, D) hanya jika kunci kontak berada di posisi On dan pedal rem diinjak secara bentuk oleh pengemudi.

Berikut adalah beberapa faedah utama kenapa fitur ini wajib ada di setiap mobil matik modern:

Mencegah “Lompat”

Mobil matik mempunyai sifat dasar berjulukan creeping (merayap). Begitu tuas masuk ke posisi D alias R, mobil bakal langsung bergerak maju alias mundur secara perlahan meskipun gas tidak diinjak. Jika tidak ada brake interlock, Anda bisa saja menyalakan mobil, lampau tanpa sadar menyenggol tuas ke posisi D saat RPM mesin tetap tinggi (karena cold start). Mobil bisa langsung “melompat” ke depan dan menabrak objek di depannya. Dengan adanya brake interlock, kaki Anda dipaksa siaga di pedal rem, sehingga pergerakan liar mobil langsung teredam sejak awal.

Melindungi Transmisi dari Kerusakan

Komponen internal transmisi otomatis baik CVT maupun Konvensional sangat sensitif dan mahal harganya. Menggeser tuas dari P ke posisi jalan tanpa menahan mobil dengan rem dapat menciptakan beban kejut nan besar pada komponen clutch pack dan roda gigi. Brake interlock memastikan mobil berada dalam kondisi tak bersuara sempurna sebelum sistem transmisi mulai menyalurkan tenaga dari mesin ke roda. Ini membikin umur pakai transmisi jauh lebih panjang.

Perlindungan Ramah Anak

Anak-anak mempunyai rasa mau tahu nan tinggi. Tidak jarang mereka bermain di dalam mobil nan sedang berakhir alias menyala tak bersuara (idling). Tanpa sistem interlok, seorang anak nan tidak sengaja menarik tuas transmisi dari P ke N alias D bisa membikin mobil menggelinding di turunan. Brake interlock mencegah musibah ini lantaran anak mini umumnya tidak mempunyai kekuatan kaki nan cukup alias tidak tahu untuk menginjak pedal rem dalam-dalam sembari menggeser tuas.

Baca Juga : Sistem Electric Parking Brake

Memastikan Kesiapan Mental Pengemudi

Menginjak rem sebelum menjalankan mobil secara psikologis memaksa pengemudi untuk “sadar” dan siap mengendalikan kendaraan. Ini adalah corak checklist keselamatan otomatis nan dibangun oleh sistem mobil untuk memastikan Anda tidak sedang termenung alias kehilangan konsentrasi saat mulai berkendara.

Selengkapnya
Sumber Informasi Otomotif Deltalube
Informasi Otomotif Deltalube