Cara Melakukan Teknik Kickdown Yang Baik dan Benar

Sedang Trending 8 bulan yang lalu

Mobil dengan transmisi otomatis memang menjadi pilihan untuk aktivitas sehari-hari di kota besar seperti Jakarta. Tingkat kemacetan nan tinggi adalah argumen utama dalam menjatuhan pilihan mode transmisi mobil. Bagi pengguna mobil dengan transmisi otomatis, pasti pernah dengar teknik “kickdown” saat berkendara. Mungkin ada beberapa pemilik nan belum mengerti dan gimana teknik ini dilakukan dan manfaatnya, kami bakal bantu menjabarkannya.

Kickdown adalah sebuah teknik pada mobil bertransmisi otomatis nan bermaksud untuk mendapatkan percepatan alias tenaga mesin nan besar saat dibutuhkan. Mekanisme kickdown terjadi ketika pengemudi menekan pedal gas secara sigap dan mendalam, seringkali hingga menyentuh pemisah alias tombol di bawah pedal gas tergantung model mobil. Respon dari transmisi adalah menurunkan satu alias lebih tingkat gigi secara otomatis ke posisi nan lebih rendah dari posisi saat itu.

Penurunan gigi ini membikin putaran mesin meningkat drastis, sehingga menghasilkan torsi nan lebih besar. Torsi besar inilah nan dibutuhkan untuk mendahului kendaraan lain dengan cepat, menghadapi tanjakan curam nan memerlukan tenaga ekstra dan mempercepat laju mobil dari kecepatan rendah ke kecepatan tinggi.

Cara ideal melakukan teknik kickdown nan paling utama adalah pastikan posisi puas transmisi pada posisi D (drive). Jika mobil sedang melaju dan mau melakukan kickdown, kendurkan sedikit injakan pada pedal gas. Setelahnya, injak kembali pedal gas secara spontan, sigap dan mendalam. Pada beberapa mobil, Anda bakal merasakan adanya tombol alias pemisah nan terinjak di bagian bawah pedal gas. Transmisi otomatis bakal merespon dengan sigap menurunkan gigi ke rasio nan lebih rendah, misalnya dari gigi 4 ke gigi 3 alias apalagi gigi 2. Putaran mesin bakal melonjak, mobil bakal mendapatkan tenaga untuk berakselerasi.

Setelah percepatan tercapai alias Anda mengendurkan injakan pedal gas (tidak lagi menekan penuh), transmisi bakal secara otomatis meningkatkan gigi kembali ke posisi nan lebih tinggi untuk efisiensi.

Baca Juga : Tips Merawat Transmisi CVT Mobil Agar Tetap Awet dan Responsif

Selain teknik kickdown, ada langkah lain nan bisa dilakukan untuk mendapatkan torsi nan lebih besar tanpa berjuntai sepenuhnya pada injakan mendadak. Pada mobil matik modern dengan fitur triptonic alias paddle shift, pengemudi dapat secara manual memindahkan gigi ke posisi nan lebih rendah. Fitur ini memberikan kontrol nan lebih lembut daripada kickdown. Ketika menghadapi tanjakan panjang alias mau mendapatkan engine brake, pindahkan tuas dari D ke posisi 3, 2 alias L (Low). Hal ini bakal mengunci transmisi pada gigi rendah, menjaga putaran mesin tetap tinggi dan menyediakan torsi nan cukup. Pada mobil matic lawas nan mempunyai tombol “overdrive” nan dilambangkan dengan “O/D Off”, mematikannya bakal mencegah transmisi pindah ke gigi tertinggi, sehingga putaran mesin bakal tetap terjaga di gigi nan lebih rendah.

Selengkapnya
Sumber Informasi Otomotif Deltalube
Informasi Otomotif Deltalube