Cara Apakah Aku Aromantis quiz

Sedang Trending 2 tahun yang lalu

Cari tahu jawabannya lewat kuis ini!

Masih ragu apakah hubungan romantis cocok untuk kamu?

Kaum aromantis alias sering disebut "aro", tidak punya kesukaan romantis dan tidak suka menjalin hubungan cinta. Namun, tidak ada langkah tertentu untuk memilih identitas aro. Spektrum aromantis mencakup preferensi nan sangat beragam. Contohnya, beberapa orang aro tidak mau menjalin hubungan apa pun, sementara nan lain mau menjalin hubungan platonis. Setiap identitas dan preferensi adalah perihal nan valid, termasuk pilihanmu!

Ikuti kuis ini untuk tahu identitasmu agar Anda bisa menjalani hidup sesuai kata hatimu dengan penuh percaya diri.

Wanita nan terlihat sedang termenung memandang keluar jendela sembari memegang cangkir kopi.

1. Apakah Anda mudah jatuh cinta?

  1. Nggak! Sepertinya saya nggak pernah naksir seseorang.
  2. Mungkin dulu pernah, tapi belakangan ini nggak lagi.
  3. Kadang-kadang. Aku naksir seseorang hanya jika kita udah dekat alias saling kenal.
  4. Iya banget! Sepertinya saya lumayan sering naksir seseorang.

2. Seseorang mulai merayu kamu. Apa nan langsung tebersit dalam benakmu?

  1. Kenapa orang asing ini ngomong sama aku?
  2. Keliatannya dia baik, tapi saya nggak tertarik.
  3. Dia menarik, tapi tetap perlu lebih mengenalnya.
  4. Aku langsung deg-degan.

3. Kalimat mana nan paling relate denganmu?

  1. "Kamu tidak bakal kehilangan kesempatan dalam cinta lantaran cinta bukan hanya tentang satu hal".
  2. "Berikan keajaiban kepada temanmu seperti nan Anda berikan kepada kekasihmu".
  3. "Seseorang jatuh cinta bukan dengan tubuhnya, tetapi dengan jiwanya".
  4. "Apa pun bahannya, jiwa semua orang sama".

4. Bisakah Anda membayangkan Anda sedang merayu seseorang?

  1. Nggak sama sekali. Buang-buang waktu aja!
  2. Bisa aja, tapi mungkin hanya dalam situasi tertentu.
  3. Mungkin, jika saya sudah berkawan alias merasa terhubung dengannya.
  4. Pastinya! Kalau saya menyukai seseorang, saya bakal kasih tau dia.

5. Jika 1 berfaedah "tidak mungkin" dan 10 berfaedah "sangat mungkin", berapa nilai Anda dalam urusan percintaan?

  1. 1-2. Aku tidak tertarik sama sekali dengan urusan percintaan.
  2. 3-4. Aku kurang nyaman dengan hal-hal mengenai percintaan.
  3. 5-7. Aku berkeinginan dengan hubungan cinta jenis tertentu.
  4. 8-10. Aku siap menjalin hubungan cinta.

6. Apakah Anda deg-degan saat berjumpa gebetan?

  1. Nggak. Aku nggak ingat kapan terakhir saya naksir seseorang.
  2. Enggak juga. Aku jarang naksir seseorang.
  3. Hanya jika saya punya ikatan emosional nan kuat dengannya.
  4. Pastinya! Aku selalu gugup saat berjumpa gebetan.

7. Apakah hubungan cinta menjadi prioritas untuk kamu?

  1. Nggak. Aku nggak butuh romansa agar bisa merasa bahagia!
  2. Enggak juga. Aku nggak butuh romansa, tapi saya nggak menolaknya.
  3. Mungkin saja. Tergantung seberapa dekatnya saya dengan dia.
  4. Tentu saja! Punya kekasih itu krusial buat aku.

8. Hubungan seperti apa nan Anda inginkan?

  1. Pertemanan nan betul-betul platonik.
  2. Teman tapi mesra.
  3. Hubungan cinta nan serius dengan orang nan saya kenal baik.
  4. Hubungan cinta dengan orang nan saya sukai.

9. Apakah Anda mau punya pacar?

  1. Entah, tapi saya pikir semestinya saya punya pacar.
  2. Mungkin. Aku nggak keberatan.
  3. Boleh aja, tapi kita kudu punya hubungan emosional nan kuat.
  4. Iya banget! Aku mau punya pasangan hidup.

10. Apakah Anda terganggu pikiran bahwa Anda tetap single?

  1. Nggak! Aku tetap nyaman sendiri.
  2. Enggak juga. Single alias berpasangan sama-sama bukan masalah buatku.
  3. Aku lebih suka mencari seseorang nan cocok sama aku.
  4. Iya, sedikit. Gimana jika saya sampai nggak punya pasangan?

11. Apakah Anda mau berciuman?

  1. Nggak sama sekali. Aku nggak tertarik.
  2. Enggak juga, tapi saya nggak keberatan.
  3. Iya, tapi hanya jika ada kesempatan untuk menjalin hubungan.
  4. Tentu saja! Aku mau berciuman.

12. Apakah "jatuh cinta pada pandangan pertama" suatu perihal nan masuk logika buatmu?

  1. Nggak. Buat aku, cinta pada pandangan pertama itu hanya dongeng.
  2. Nggak juga, tapi saya ngerti kenapa ada nan percaya.
  3. Aku percaya cinta tumbuh seiring waktu, nggak instan.
  4. Aku setuju banget sama pendapat ini!

Apa Anda suka quiz ini?

Ya

Tidak

Memahami Hal-Hal Penting Seputar Aromantisme

Aromantisme (bersama aseksualitas dan agender) diwakili oleh huruf "A" dalam akronim LGBTQIA+. Sebagai sosok aromantis, Anda adalah personil nan diterima dan dicintai oleh organisasi LGBTQIA+, dan kami bakal menjelaskan apa makna istilah ini.

Aromantisme vs. Aseksualitas

  • Aromantisme berfaedah tidak adanya kesukaan romantis, sementara aseksualitas berfaedah tidak adanya kesukaan seksual. Kaum aro bisa merasa tertarik secara seksual kepada seseorang, sedangkan kaum aseksual ("ace") bisa merasa tertarik secara romantis kepada seseorang. Kedua identitas tersebut berada dalam spektrum, dan tidak ada betul alias salah jika Anda mau memilih identitas aromantik alias aseksual.
  • Aromantisme tidak sama dengan aseksualitas. Hanya 1 dari 4 orang aro nan ace. Kamu bisa menjadi aro sekaligus ace, tetapi tidak harus!
  • Aromantisme merupakan label untuk salah satu identitas dalam spektrum aseksual (atau "a-spec"). Meskipun tidak berangkaian dengan aseksualitas, aromantisme berada di bawah payung a-spec. Agender alias tidak punya identitas kelamin tertentu juga berada di bawah payung nan sama.

Arti Beragam Istilah dalam Aromantisme

  • Aromantis adalah orang nan tidak merasakan kesukaan romantis kepada orang lain.
  • Alloromantis adalah orang nan merasakan kesukaan romantis kepada orang lain.
  • Greyromantic adalah orang nan identitasnya berada di antara aromantis dan alloromantis. Mereka bisa merasakan kesukaan romantis sesekali alias hanya dalam situasi tertentu.
  • Demiromantis adalah orang nan bisa merasakan kesukaan romantis setelah menjalin hubungan emosional nan kuat dengan orang lain.
  • Aroflux adalah orang nan identitasnya berubah-ubah antara aromantis dan alloromantis. Beberapa orang aroflux lebih condong berada dalam spektrum aromantis, sementara nan lain berada di sisi nan lain.
  • Resipromantis adalah orang nan merasakan kesukaan romantis kepada orang lain hanya jika perasaannya berbalas.
  • Akoiromantis adalah orang nan merasakan kesukaan romantis, tapi tidak mengharapkan perasaannya berbalas.
  • Cupioromantic adalah orang nan tidak merasakan kesukaan romantis kepada orang lain, tapi mau menjalin hubungan cinta.
  • Quoiromantic adalah orang nan tidak suka menggunakan label "platonis" alias "romantis" untuk menggambarkan emosi dan hubungannya.

Tips Menjalin Hubungan untuk Kaum Aro

  • Tetapkan batas dan sampaikan apa nan Anda inginkan dengan jelas. Jelaskan kepada calon pasangan apa nan bisa dan tidak bisa Anda terima. Dengan demikian, kalian berdua bisa saling mengerti dan memahami apa nan diinginkan dalam hubungan. Jadi, kalian punya pandangan nan sejalan.
  • Cobalah menjalin hubungan platonis sebagai queer (queer-platonic relationship/QPR). Hubungan ini condong lebih berkawan dibanding dengan kawan biasa. Selain itu, tidak ada standar dan ekspektasi seperti dalam hubungan tradisional. Kelebihannya, hubungan ini sangat inklusif dan bisa menjadi pilihan nan layak bagi semua identitas kelamin dan preferensi romantis/seksual. Kalian berdua bebas menentukan batas dalam hubungan ini, misalnya ada pasangan nan sepakat melakukan hubungan seks, sementara pasangan nan lain tidak.
  • Tuntutan masyarakat boleh diabaikan agar Anda bisa menjadi diri sendiri seutuhnya. Mulai dari aktivitas TV dan movie sampai kitab dan musik, masyarakat sudah menentukan patokan nan susah diabaikan oleh pasangan nan menjalin hubungan romantis. Tetaplah tegar! Bagaimanapun juga, nan terpenting adalah bersikap jujur kepada diri sendiri, melakukan apa nan Anda anggap benar, dan mencari orang nan siap memberikan support kepadamu di dalam dan di luar organisasi aro.

Artikel nan Mungkin juga Menarik

Selengkapnya
Sumber wikihow
wikihow