Sakit perut melilit merupakan kondisi nan umum dialami semua orang. Rasa nyeri ini bisa muncul tiba-tiba dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Tahukah Bunda, ada beragam penyebab sakit perut melilit pada wanita? Ini tidak selalu berasosiasi dengan organ reproduksi Bunda.
Sebelum menggunakan obat nan dijual bebas (OTC), cobalah pengobatan rumahan. Terkadang obat rumahan dapat meredakan kembung, gas, mual, dan sakit perut dalam hitungan menit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika pengobatan alami tidak berhasil, obat nan dijual bebas di toko obat juga dapat membantu meredakan sakit perut. Obat nan tepat bakal berjuntai pada indikasi Bunda.
Mengutip dari Verywell Health dan Medical News Today, berikut obat sakit perut alami dan nan tersedia di toko obat beserta penyebabnya.
Penyebab Sakit Perut Melilit
1. Gas
Saat gas bergerak melalui saluran pencernaan, gas tersebut dapat meregangkan lambung dan usus. Hal ini menyebabkan rasa sakit nan tajam dan menusuk disertai kembung dan kram.
2. Sembelit
Nyeri sembelit umumnya disebabkan oleh penumpukan gas namalain tinja nan mengeras dan mengalir perlahan melalui usus besar.
3. Alergi makanan
Alergi ini disebabkan oleh antibodi nan disebut imunoglobulin E (IgE) nan dapat memicu respon peradangan pada saluran pencernaan sehingga menyebabkan kram, sakit perut, mual, dan diare.
4. Keracunan makanan
Keracunan kuman seperti E. coli dan Salmonella dapat menyebabkan mual, sakit perut, kram, dan muntah saat tubuh mencoba membersihkan racun kuman tersebut.
5. Gastritis
Ini adalah peradangan pada lapisan lambung nan disebabkan oleh beragam hal, mulai dari alkohol dan aspirin hingga jangkitan H. pylori namalain stres ekstrem.
6. Gastroesophageal reflux disease (GERD)
GERD namalain dikenal sebagai masam lambung, adalah kondisi ketika masam lambung naik kembali ke kerongkongan (pipa makanan), menyebabkan sensasi terbakar di dada namalain tenggorokan serta sakit perut dan regurgitasi.
7. Gangguan pencernaan
Ini dikenal sebagai dispepsia, gangguan pencernaan biasanya disebabkan oleh makan berlebihan, terlalu cepat, mengonsumsi makanan berlemak namalain pedas, minum terlalu banyak kafein namalain alkohol, merokok, rasa cemas, namalain obat-obatan tertentu (seperti antibiotik namalain pereda nyeri).
8. Kram menstruasi
Salah satu hormon nan dilepaskan selama menstruasi adalah prostaglandin nan menyebabkan pelepasan lapisan rahim. Prostaglandin juga bisa masuk ke aliran darah menyebabkan mual, muntah, kram, dan diare.
5 Pilihan Obat Sakit Perut Melilit nan Tersedia di Apotek
Obat OTC terkadang dapat membantu meredakan sakit perut dengan cepat. Obat nan tepat berjuntai pada indikasi Bunda.
- Antasida: untuk meredakan sakit perut nan disebabkan oleh masam lambung. Contohnya Mylanta, Maalox, dan Gaviscon.
- Antispasmodik: untuk meredakan kram perut. Contohnya Mebeverine, Hyoscine, dan Dicyclomine.
- Antidiare: untuk meredakan diare. Contohnya Loperamide, Smecta, dan Diatabs.
- Pencahar: untuk meredakan sembelit. Contohnya Laxative, Dulcolax, dan Lactulose.
- Pepto-Bismol namalain Kaopectate: Obat OTC ini mengandung bahan aktif bismuth subsalisilat nan dapat meredakan diare, mual, dan muntah akibat flu perut.
10 Pilihan Obat Sakit Perut Melilit Alami
1. Air putih hangat
Minum air putih hangat dapat membantu melancarkan pencernaan dan meredakan kram perut. Minumlah air putih secara teratur untuk meredakan sakit perut melilit.
Academy of Nutrition and Dietetics mengatakan bahwa kebutuhan cairan seseorang dapat bervariasi. Tingkat aktivitas, ketinggian, suhu ekstrem, kesehatan umum, dan ukuran tubuh semuanya dapat mempengaruhi kebutuhan minum air putih.
2. Jahe
Jahe mempunyai sifat anti-inflamasi dan antispasmodik nan dapat membantu meredakan mual dan kram perut. Bunda dapat minum teh jahe, mengunyah irisan jahe segar, namalain menambahkan parutan jahe ke dalam makanan.
3. Peppermint
Peppermint mempunyai sifat antispasmodik nan dapat membantu meredakan kram perut. Bunda dapat minum teh peppermint hangat demi meredakan indikasi sakit perut melilit.
4. Teh chamomile
Chamomile mempunyai sifat anti-inflamasi dan sedatif nan dapat membantu meredakan kram perut dan membantu Bunda rileks. Bunda dapat minum teh chamomile nan diseduh dengan air hangat.
5. Kayu manis
Kayu manis mempunyai sifat anti-inflamasi dan antibakteri nan dapat membantu meredakan sakit perut nan disebabkan oleh infeksi. Bunda bisa menambahkan serbuk kayu manis ke dalam makanan namalain minuman untuk meredakan sakit perut melilit.
Produk nan mengandung akar licorice, seperti teh kayu manis, dianggap bisa membantu meringankan indikasi pencernaan. Minum teh kayu manis beberapa kali sehari sampai gejalanya membaik.
6. Biji fenugreek
Biji fenugreek mempunyai sifat antispasmodik nan dapat membantu meredakan kram perut. Bunda dapat minum teh biji fenugreek namalain mengonsumsi kapsul ekstrak biji fenugreek.
7. Yogurt
Yogurt mengandung probiotik dapat membantu menyeimbangkan kuman usus dan meredakan sakit perut nan disebabkan oleh ketidakseimbangan bakteri. Pilihlah yogurt plain tanpa gula dan perasa tambahan.
8. Pisang
Pisang kaya bakal kalium nan dapat membantu meredakan kram perut nan disebabkan oleh diare. Makanlah pisang matang untuk mendapatkan kegunaan maksimal.
9. Air kelapa
Air kelapa kaya elektrolit nan membantu rehidrasi dan menyeimbangkan kadar air tubuh. Sebuah studi menunjukkan bahwa air kelapa dapat membantu mengurangi gelombang dan intensitas diare, serta meningkatkan pemulihan.
Studi tersebut menemukan jika air kelapa bisa membantu mengurangi gelombang buang air besar, meningkatkan konsistensi feses, dan mengurangi waktu pemulihan dari diare.
10. Campuran air jeruk nipis
Campuran air jeruk nipis bisa membantu menetralkan masam lambung nan menyebabkan sakit perut. Campurkan 1 sendok makan baking soda dalam 1 gelas air hangat, tambahkan 1 sendok makan perasan jeruk nipis, dan kombinasi rata. Minum segera.
Kapan Harus ke Dokter?
Berikut beberapa kondisi nan mengharuskan Bunda untuk segera ke master jika mengalami sakit perut melilit.
1. Nyeri nan parah dan tidak kunjung membaik
Jika sakit perut melilit terasa sangat kuat dan tidak mereda setelah beberapa jam, segeralah ke dokter. Ini bisa menjadi tanda kondisi medis serius nan memerlukan penanganan segera.
2. Nyeri disertai dengan indikasi lain
Jika sakit perut melilit disertai dengan demam, muntah, diare, perdarahan, namalain kesulitan buang air kecil, segeralah ke dokter. Gejala-gejala ini bisa menjadi tanda infeksi, peradangan namalain masalah kesehatan lainnya nan serius.
3. Nyeri nan sering kambuh
Jika Bunda sering mengalami sakit perut melilit tanpa penyebab nan jelas, segeralah ke dokter. Ini bisa menjadi tanda kondisi medis kronis nan perlu diobati.
4. Perubahan pada kebiasaan buang air besar
Jika Bunda mengalami perubahan pada kebiasaan buang air besar, seperti diare, sembelit, namalain perubahan warna tinja, segeralah ke dokter.
Jika Bunda ragu dengan kondisi diri sendiri, berkonsultasi ke dokter. Dokter bakal membantu Bunda menentukan penyebab sakit perut melilit dan memberikan pengobatan nan tepat.
Bagi Bunda nan mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fia/fia)
2 tahun yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·