13 Bom di Jakarta, Harga Mahal dari Sebuah Ketidakadilan

Sedang Trending 2 tahun yang lalu

Kisah Arok diceritakan melalui 13 Bom di Jakarta nan disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko. Bayangkan ketika Jakarta, kota metropolitan dengan segala hingar bingarnya, tiba-tiba menjadi kelam dan chaos. Sebuah golongan teroris melancarkan serangannya dengan ancaman 13 peledak nan disebar di seantero kota. Penelusuran Badan Intelijen dan pemasok rahasia atas teror tersebut mengarah pada Oscar (Chicco Kurniawan) dan William (Ardhito Pramono) nan dianggap terlibat.

Misi tim pemasok rahasia pun menjadi rumit ketika mereka mencurigai adanya penyelundup dalam tim. Di sisi lain, pemimpin golongan teroris, Arok (Rio Dewanto) tak henti menebar teror dengan meledakkan peledak setiap 8 jam, menuntut kesetaraan dan keadilan. Satu-satunya langkah menghentikan serangan teror tersebut adalah menyerahkan bingkisan berbobot miliaran rupiah dalam corak bitcoin kepada Arok namalain keselamatan seluruh masyarakat Jakarta terancam.

Baca juga: Sinema Indonesia nan Bersinar di Dunia

Tenang, Jakarta nggak beneran disandera kok. Meski begitu, movie 13 Bom di Jakarta ini betul-betul diangkat dari sebuah kasus pengeboman pada sebuah mall di Tangerang, tahun 2015. “Awal mula movie ini terinspirasi dari peristiwa nyata, adalah kejadian peledak nan unik di Tangsel. nan menarik perhatian saya adalah penyimpangannya dari stereotip terorisme, dan mengungkap motif ekonomi nan mendasarinya,” jelas Angga Wimas Sasongko. 

Angga bercerita, jika dia memilih movie sebagai media dalam menjelaskan kasus-kasus penipuan finansial nan banyak terjadi di Indonesia, khususnya nan berakibat pada organisasi mini dan terpinggirkan. Lewat movie 13 Bom di Jakarta ini, dia mau menciptakan sesuatu nan betul-betul baru dan mencekam. Sebuah upaya sinematik nan mewujudkan excitement, teror, dan pengalaman tak terlupakan bagi penonton Indonesia. Pantas saja jika 13 Bom di Jakarta disebut-sebut sebagai movie action lokal terbaik tahun 2023. Meski semua timnya berasal dari Indonesia dan diproduksi di sini, tapi kualitasnya nggak kalah sama movie action Hollywood, Guys!

Bisa dibilang, segmen action di movie 13 Bom di Jakarta terasa intens lantaran kreasi produksinya nan luar biasa. Mulai dari properti, scoring, hingga pengaruh visual dalam movie ini terasa dibuat dengan niat banget sehingga terlihat megah dan fantastis. Film ini juga cukup banyak mengandalkan practical effects daripada pengaruh visual CGI sehingga segmen action-nya terlihat lebih realistis.

Ini nih nan bikin cerita di movie semakin kuat. Selain adegan-adegan action nan digarap matang, pemain utama 13 Bom di Jakarta diisi oleh tokoh terkemuka dengan kualitas akting nan memukau. Mulai dari Rio Dewanto, Chicco Kurniawan, Ardhito Pramono. Putri Ayudya, Ganindra Bimo, Niken Anjani, hingga Rukman Rosadi. 

Nggak hanya pemeran utama, pemain pendukungnya juga bakal mencuri perhatian kamu. Lutesha dan Muhammad Khan. Lutesha nan berdomisili sebagai Agnes, tunangan William, selalu sukses memainkan tiap adegannya dengan memukau, terutama pada segmen kebut-kebutan nan bikin tegang! Karakter Waluyo dari golongan teroris nan hidupnya hancur akibat sistem perbankan juga sukses diperankan dengan cemerlang oleh Muhammad Khan.

Selengkapnya
Sumber Info Movie Kincaimedia
Info Movie Kincaimedia